Polls

Apakah pemerintah berhasil melakukan kewajibannya untuk memenuhi hak asasi manusia di Indonesia?
 

Who's Online

powered_by.png, 1 kB

Halaman Depan
Perspektif Historis dan Keadilan Sosial dalam Konflik Agraria

Press Release

Perlunya Perspektif Historis dan Keadilan Sosial dalam Menyelesaikan Konflik Agraria, Mengakhiri Kekerasan di Pedesaan serta Memulihkan Hak-hak Petani Korban; BPN, Polri dan Komnas HAM Harus Bertanggung Jawab

 

”Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kepolisian, serta Komnas HAM telah gagal menghentikan kekerasan dan penyelesaian konflik agraria.” Demikian salah satu kesimpulan dari hasil pemantauan yang dilakukan Indonesian Human Rights Committee for Social Justice (IHCS) dan Yayasan Bina Desa Sadajiwa pada akhir semester 2008 hingga Februari 2009 di Jawa Barat (Sumedang dan Cianjur), Sumatera Utara (Langkat) dan Sulawesi Tengah (Bohotokong).

Temuan-temuan dalam pemantauan ini menyimpulkan, konflik agraria terjadi di wilayah perkebunan yang persoalanya semenjak zaman kolonialisme, di kemudian hari keberanian rakyat melakukan aksi re-claiming di areal perkebunan tidak saja bersumber pada aspek historis bahwa tanah tersebut adalah tanah leluhurnya, tetapi juga akibat tanah tersebut terlantar atau habis hak guna usahanya. Artinya, konflik ini bukan merupakan konflik baru, melainkan konflik di masa lalu yang tidak terselesaikan hingga sekarang ini.
 

Read more...
 
Mengatur Ikan, Mengabaikan Nelayan Kecil

Perubahan Undang-Undang Perikanan;
Mengatur Ikan, Mengabaikan Nelayan Kecil


Pada tanggal 30 September lalu, DPR telah mengesahkan Rancangan Perubahan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan. Lebih dari 40 Pasal yang direvisi, namun ketegasan perlindungan dan pemberdayaan terhadap nelayan kecil masih jauh dari harapan.

Read more...
 
Ribuan Orang Demo di HI Tuntut Capres Prorakyat Kecil
*[JAKARTA]* Puluhan ribu orang yang bergabung dalam Komite Nasional untuk Kedaulatan Rakyat (KNKR) berunjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta, Selasa (30/6). Mereka menuntut para calon presiden dan wakil presiden yang akan bertarung dalam pemilihan presiden 8 Juli mendatang memperhatikan nasib rakyat miskin.
Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>

Results 1 - 4 of 5
Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

© 2009 IHCS - Indonesian Human Rights Committee for Social Justice
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.